Kunjungan Institusi HI UNISRI 2026: Belajar Diplomasi Langsung di Malaysia!

Solo– Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) surakarta, menyelenggarakan Kuliah Kunjungan Institusi (KKI) di Malaysia pada 11–15 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum wajib FISIP UNISRI yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di institusi yang relevan dengan bidang keilmuannya(17/10).

Sebanyak 30 mahasiswa mengikuti kegiatan ini, termasuk dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNISRI. Rombongan didampingi oleh dua dosen, yaitu Agung Yudhistira Nugraha, M.A. dan Qonitah Rohmadiena, M.A., yang sekaligus merupakan Pembimbing Akademik (PA) mahasiswa, dan juga Kepala Laboratorium HI UNISRI.

Dalam rangkaian KKI tersebut, mahasiswa mengunjungi dua institusi strategis, yakni Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan Institute of Diplomacy and Foreign Relations (IDFR) Malaysia.

Di KBRI Kuala Lumpur, rombongan diterima langsung oleh Atase Pendidikan. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peran perwakilan Indonesia di luar negeri, fungsi perlindungan WNI, serta pelaksanaan diplomasi dalam mendukung hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia.

Sementara itu, dalam kunjungan ke IDFR Malaysia, rombongan UNISRI diterima oleh tiga narasumber, yaitu YBhg. Dato’ Rus Shazila Osman, Acting Director General IDFR; Dato’ Dr. Mohammad Rameez Yahaya, Director of the Competency Enhancement Centre (CEC), IDFR; serta Mr. Haris Syarwani Razali, Senior Principal Director, Management Services Division, IDFR. Melalui sesi bersama para narasumber, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pendidikan diplomatik, pengembangan kompetensi, dan praktik hubungan luar negeri Malaysia.

Kunjungan ke kedua institusi tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa HI untuk menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik diplomasi dan hubungan internasional. Pengalaman ini juga memperkaya perspektif mahasiswa mengenai peran institusi negara dalam menjalankan hubungan luar negeri serta pentingnya kompetensi diplomasi dalam menghadapi dinamika global.

Melalui kegiatan KKI di Malaysia, Prodi HI FISIP UNISRI terus mendorong pembelajaran yang berorientasi internasional dan memberikan pengalaman akademik di luar ruang kelas. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat wawasan global mahasiswa serta mendukung pengembangan kompetensi mereka dalam bidang diplomasi dan hubungan internasional.

Berita Terkait