Home / Berita / AICHR dan Semangat Perlindungan HAM di ASEAN

AICHR dan Semangat Perlindungan HAM di ASEAN

Webinar nasional Ambassador Talk 2022 bertajuk “Between Advocacy And Resilence : How To Champion Human Rights in ASEAN?”.

AICHR dan Semangat Perlindungan HAM di ASEAN

SOLO-Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Slamet Riyadi Surakarta bersama FPCI chapter Unisri menggelar webinar nasional Ambassador Talk 2022 bertajuk “Between Advocacy And Resilence : How To Champion Human Rights in ASEAN?”, Senin (11/7/2022).

Acara dimoderatori dosen Prodi Hubungan Internasional, Untari Narulita M, dengan pembicara Yuyun Wahyuningrum yang merupakan Representative of Indonesia to ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR).

Dalam webinar itu dijelaskan, secara umum diplomasi dapat didefinisikan sebagai upaya untuk melindungi kepentingan nasional sebuah negara, negara menggunakan konsep diplomasi HAM untuk mencapai tujuan kebijakan politik luar negeri.

Namun banyak aktor sering kali menyalahgunakan penggunaan diplomasi HAM. Misal, diplomasi HAM digunakan oleh aktor untuk melemahkan standar hak asasi manusia sekaligus untuk meminimalkan kritik terhadap catatan hak asasi manusia negara tersebut.

Padahal, diplomasi HAM bertujuan untuk menyelamatkan nyawa dan menegakkan martabat manusia. Lantas, bagaimana AICHR dalam mempromosikan penegakan Hak Asasi Manusia di ASEAN?

AICHR atau Asean Intergovermental Commission on Human Rights adalah komisi HAM antar pemerintah ASEAN, yang didirikan pada 23 Oktober 2009. Dengan tujuan untuk melengkapi mekanisme nasional dalam perlindungan HAM, sekaligus untuk memajukan dan melindungi hak asasi manusia dan kebebasan dasar rakyat ASEAN.

AICHR pada awalnya tidak memiliki mekanisme untuk menerima komplain, terkait pelanggaran HAM maupun kemampuan pengawasan HAM di kawasan. Namun di 2019, AICHR mencapai konsensus untuk memiliki mekanisme dalam menerima pengaduan terkait isu HAM.

Dewasa ini, kawasan ASEAN memiliki isu HAM yang menuai sorotan dari berbagai negara, yaitu permsalahan Etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar, yang dinilai sarat akan pelanggaran HAM.

Dalam hal ini, Asean berperan dalam memberi bantuan kemanusiaan, memfasilitasi proses pemulangan, dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di Rakhine State, Myanmar.

ASEAN menekankan akan pentingnya menyediakan sebuah fasilitas dalam menangani isu Rohingya di Myanmar. Negara-negara anggota ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, serta Thailand yang merespon dan menerima pengungsi Rohingya tapi dengan layanan terbatas.

Sementara Filipina mengumumkan bahwa pengungsi Rohingya bisa segera masuk ke Filipina per tanggal 24 Juni 2022. Meski demikian, tentu dalam memberikan fasilitas-fasilitas tersebut harus melalui pendekatan yang sesuai dengan konsensus dalam meringankan penderitaan rakyat Myanmar di Rakhine State.

“AICHR terus berkomitmen untuk memfasilitasi isu-isu HAM yang ada di ASEAN,” kata Yuyun Wahyuningrum.


Unisri Beri Pelatihan dan Pendampingan Wayang Orang Sriwedari

Unisri Beri Pelatihan dan Pendampingan Wayang Orang Sriwedari SOLO-Manajemen usaha pertunjukan Wayang Orang Sriwedari yang professional dan berintegritas menjadi tema dalam lokakarya yang...

PBI Unisri Gelar Seminar Program Kopetisi Kampus Merdeka

PBI Unisri Gelar Seminar Program Kopetisi Kampus Merdeka Solo- Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar acara seminar dengan...

Unisri Tambah Guru Besar

Unisri Tambah Guru Besar SOLO-Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Surakarta Prof Dr Sugiaryo MPd meraih guru besar. Surat Keputusan (SK) guru besar...

UNISRI kirim 6 mahasiswa PMM ke Manado

UNISRI kirim 6 mahasiswa PMM ke Manado Solo- Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menyerahkan 6 mahasiswa peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) kepada Universitas...

Mahasiswa KKN Unisri di Karanganyar Disambut Bupati Juliyatmono

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima mahasiswa KKN Unisri Surakarta di pendopo rumah dinas, Senin (25/7/2022). Mahasiswa KKN Unisri di Karanganyar Disambut Bupati Juliyatmono KARANGANYAR-Bupati...

Kegiatan Penanganan Stunting di Mojosongo : Penyerahan Bantuan Serta Pelatihan Budi Daya Ikan Lele dan Sayuran

Kegiatan Penanganan Stunting di Mojosongo : Penyerahan Bantuan Serta Pelatihan Budi Daya Ikan Lele dan Sayuran SOLO-Fakultas Teknologi dan Industri Pangan Unisri Surakarta...

AICHR dan Semangat Perlindungan HAM di ASEAN

Webinar nasional Ambassador Talk 2022 bertajuk “Between Advocacy And Resilence : How To Champion Human Rights in ASEAN?”. AICHR dan Semangat Perlindungan HAM...

Copyright 2022 | UNISRI