Publikasi
UNISRI Gelar Workshop Penyusunan Proposal PPK Ormawa dan P2MW, Dorong Ormawa Tembus Pendanaan Nasional
Solo-Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Workshop Penyusunan Proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) untuk meraih pendanaan tahun 2027 bertempat di Gedung B, Ruang Seminar Lt.3 UNISRI, (12/10).
Kegiatan ini diikuti 150 peserta dari perwakilan UKM dan Ormawa di lingkungan UNISRI. Workshop menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang kemahasiswaan dan penulisan proposal hibah nasional, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd.
Acara dibuka langsung oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa PPK Ormawa dan P2MW merupakan program strategis Kementerian yang menjadi pintu bagi mahasiswa untuk belajar pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan secara nyata.
“UNISRI memiliki potensi Ormawa dan UKM yang besar dan kreatif. Melalui workshop ini saya berharap proposal-proposal yang disusun tidak hanya lolos pendanaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa. Ini adalah bagian dari penguatan prestasi kemahasiswaan,” ujar Prof. Sutoyo.
Dalam sesi materi, Prof. Parmin membedah secara detail strategi penyusunan proposal, mulai dari pemetaan masalah desa/ mitra, penyusunan judul yang menarik, perumusan program yang berkelanjutan, teknik penganggaran, hingga tips menghindari kesalahan umum yang sering menggugurkan proposal.
Workshop berlangsung antusias. Terlihat peserta sangat aktif bertanya dan berdiskusi, terutama terkait ide program pemberdayaan desa binaan dan pengembangan usaha mahasiswa yang sedang mereka rintis.
Melalui workshop ini, UNISRI berharap tahun 2027 dapat meningkatkan jumlah tim PPK Ormawa dan P2MW yang lolos pendanaan nasional, sekaligus memperkuat peran Ormawa sebagai agen perubahan dan penggerak wirausaha muda di kampus.
Prodi PPKn UNISRI Gelar Seminar Nasional: Dari Ideologi ke Aksi, Peran Pancasila dalam Menjaga Pertahanan dan Keamanan Indonesia Masa Kini
Solo- Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk “Dari Ideologi ke Aksi: Peran Pancasila dalam Menjaga Pertahanan dan Keamanan Indonesia Masa Kini”, bertempat di Ruang Auditorium UNISRI, Senin (6/10)
Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Dewa Saputra, menyampaikan seminar ini diikuti oleh 180 peserta yang terdiri dari mahasiswa PPKn UNISRI dan delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Solo Raya, seperti UMS, UNWIDA, UNIVET, UDB, dan UNS.
Seminar menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Kolonel Pnb Alfian Rokhmat K., M.Han., Letkol Inf. Reza Sahputra, S.E., dan Rektor UNISRI Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd.
Para narasumber membahas bagaimana Pancasila sebagai ideologi negara harus dimanifestasikan menjadi aksi nyata dalam menjaga ketahanan nasional di tengah tantangan global, disrupsi teknologi, dan dinamika geopolitik. Pertahanan negara tidak hanya dimaknai secara militer, tetapi juga ketahanan ideologi, sosial, budaya, dan ketahanan generasi muda terhadap pengaruh yang mengancam keutuhan NKRI.
Selain seminar, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pameran hasil karya mahasiswa PPKn berupa artikel ilmiah, poster kebangsaan, media pembelajaran PPKn, dan komik edukasi karya mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UNISRI, Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud nyata peran mahasiswa PPKn sebagai garda depan pengawal nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, di tengah era digital, mahasiswa harus mampu menerjemahkan nilai Pancasila ke dalam sikap dan tindakan yang menjaga persatuan.
Sementara itu, Dekan FKIP UNISRI, Dr. Handayani, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang akademik yang penting untuk memperkuat jati diri mahasiswa sebagai calon guru PPKn. Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami Pancasila sebagai materi ajar, tetapi juga sebagai pedoman dalam menjaga pertahanan dan keamanan bangsa dari lingkungan terkecil.
Melalui seminar nasional ini, Prodi PPKn UNISRI berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan institusi pertahanan negara, sekaligus menumbuhkan kesadaran bela negara dan cinta tanah air di kalangan mahasiswa.
Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat UNISRI Gelar Seminar Pemanfaatan AI untuk Penyusunan Proposal BIMA/BRIN
Solo– Di tengah tuntutan percepatan transformasi digital di perguruan tinggi, Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar seminar bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Pembuatan Proposal BIMA/BRIN” (6/10).
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan peneliti di lingkungan UNISRI sebagai upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal penelitian yang kompetitif, adaptif, dan sesuai dengan standar skema pendanaan nasional.
Ketua Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat UNISRI, Dr. Ahmad Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya yakni Prof. Dr. Honorata Ratnawati Dwi Putranti, S.E., M.M.
Dalam paparannya, Prof. Honorata menjelaskan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan secara etis dan produktif untuk mendukung proses penyusunan proposal, mulai dari pemetaan kebaruan riset state of the art, perumusan urgensi dan metode penelitian, hingga penyempurnaan sistematika dan kebahasaan proposal. Pemanfaatan AI, menurutnya, bukan untuk menggantikan ide peneliti, melainkan sebagai alat bantu untuk mempercepat dan mempertajam kualitas proposal agar lebih kompetitif di platform BIMA dan BRIN.
Sementara itu, Ketua LPPM UNISRI, Dr. Yani Asrie, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi bagian dari strategi LPPM dalam mendorong peningkatan jumlah dan kualitas proposal penelitian dosen UNISRI yang lolos pendanaan eksternal.
“Penguasaan teknologi AI saat ini menjadi keharusan bagi dosen. Melalui kegiatan ini kami berharap dosen UNISRI mampu memanfaatkan AI secara bijak untuk meningkatkan kualitas proposal penelitian BIMA dan BRIN, sehingga daya saing riset UNISRI di tingkat nasional semakin meningkat,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini juga diisi dengan sesi praktik dan diskusi mengenai etika penggunaan AI dalam riset, teknik prompt yang tepat untuk riset pangan dan kesehatan masyarakat, serta strategi menghindari plagiarisme dan penggunaan AI yang tidak sesuai kaidah akademik.
Melalui seminar ini, Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat dan LPPM UNISRI berharap dapat mendorong lahirnya proposal-proposal penelitian yang inovatif, relevan dengan isu ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, serta siap bersaing dalam pendanaan BIMA dan BRIN tahun 2026-2027.
Semangat Hari Batik Nasional, FEB UNISRI dan FEB Warmadewa Perkuat Potensi Batik Khas Girilayu
KARANGANYAR— Peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober menjadi momentum untuk tidak hanya mengenakan batik, tetapi juga mengenali, menjaga, dan mengembangkan ekosistem masyarakat di balik setiap lembar kain batik. Semangat tersebut diwujudkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Nasional bersama FEB Universitas Warmadewa Bali di Sentra Batik Girilayu, Karanganyar (2/10).
Pada 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan Indonesian Batik sebagai bagian dari Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Pengakuan tersebut menegaskan batik bukan sekadar produk ekonomi, melainkan tradisi, pengetahuan, simbol, dan keterampilan yang hidup di tengah masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Sentra Batik Girilayu menjadi contoh nyata bagaimana warisan budaya terus berkembang melalui aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan PkM yang diikuti 12 kelompok batik yang tergabung dalam Paguyuban Giriarum ini menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha sekaligus menggali potensi khas Batik Girilayu.
Dari FEB Universitas Warmadewa Bali hadir Kepala Program Studi Akuntansi Krisna Murti, Wakil Dekan FEB Dewa Ayu, serta Rahayu dan Yogiswara. Sementara dari FEB UNISRI hadir Dekan FEB Dr. Marjam Desma Rahardhini, S.E., M.Si., penanggung jawab kegiatan Dr. Rispantyo, Kaprodi Akuntansi Fadjar Harimurti, S.E., M. Si.. Kaprodi Manajemen Riska Fii Ahsani, S.E., M.Sc, Kaprodi Bisnis Digital Putri Oktovita Sari, S.E., MBA., perwakilan dosen Magister Manajemen Acha, serta perwakilan dosen Bisnis Digital Tya.
Salah satu hal menarik dari Batik Girilayu adalah kuatnya keterkaitan antara produk batik dengan lingkungan dan identitas lokal. Para perajin tidak hanya menghasilkan kain bermotif, tetapi juga mengembangkan motif yang merepresentasikan karakter kawasan Girilayu.
Beberapa kekhasan tercermin melalui unsur Mangku Astana Ngadeg, buah durian, dan manggis yang menjadi identitas motif setempat. Para perajin juga memiliki kemampuan membuat batik berdasarkan tema tertentu sesuai kebutuhan dan permintaan.
Karakter warna turut menjadi bagian penting. Warna-warna klasik bernuansa membumi menjadi ciri khas yang diminati, termasuk untuk kebutuhan di lingkungan Keraton Surakarta. Hal ini menunjukkan nilai batik tidak hanya pada visualnya, tetapi juga pada cerita, lingkungan budaya, dan pengetahuan yang melatarbelakanginya. Hal tersebut sejalan dengan karakter batik Indonesia yang diakui UNESCO sebagai tradisi yang memiliki simbolisme dan keterkaitan dengan identitas masyarakat dan terus berkembang tanpa kehilangan makna tradisionalnya.
Kehadiran Galeri Batik Girilayu pada 16 September 2026 di kawasan sekitar Astana Giribangun turut membuka ruang baru bagi pengembangan produk. Galeri yang berada di kawasan wisata ini dapat mempertemukan produk batik dengan wisatawan yang berkunjung.
Melalui PkM Kolaborasi Nasional ini, FEB UNISRI dan FEB Warmadewa Bali turut mengambil bagian dalam penguatan kapasitas masyarakat Batik Girilayu. Kolaborasi ini mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman langsung pelaku usaha di lapangan.
Pada Hari Batik Nasional ini, Batik Girilayu mengingatkan bahwa menjaga batik berarti menjaga cerita, keterampilan, identitas, sekaligus keberlangsungan ekonomi masyarakat yang berada di baliknya.
UNISRI PERKUAT JEJARING AKADEMIK DI LUBUKLINGGAU, JALIN KERJA SAMA DENGAN UNPARI DAN UNMURA
LUBUKLINGGAU– Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terus memperluas jejaring kerja sama akademik lintas pulau. UNISRI melakukan kunjungan kerja sama ke dua perguruan tinggi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yakni Universitas PGRI Silampari (UNPARI) dan Universitas Musi Rawas (UNMURA) 1/10.
Kunjungan ini menegaskan komitmen UNISRI bahwa kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus langsung diimplementasikan dalam kegiatan akademik yang bermanfaat.
Kunjungan ke UNPARI merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya UNPARI melakukan sharing session bersama mahasiswa dan dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNISRI.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UNISRI Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd. dan Rektor UNPARI Dr. Rudi Erwandi, M.Pd.
Rektor UNPARI menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan bahwa kerja sama sudah mulai diimplementasikan.
“Kerja sama ini sudah mulai kita implementasikan melalui kegiatan akademik. Ke depan tentu masih banyak kegiatan yang dapat dikembangkan bersama, baik yang berkaitan dengan dosen, mahasiswa, maupun bidang akademik lainnya,” ujar Dr. Rudi.
Sementara Rektor UNISRI menegaskan pentingnya keberlanjutan. “Hubungan yang sudah terjalin perlu terus dikembangkan. Kunjungan balasan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan komunikasi dan kerja sama yang telah dimulai sebelumnya,” kata Prof. Sutoyo.
Turut hadir jajaran pimpinan UNPARI, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik, Administrasi, dan Kerja Sama serta para Dekan.
Usai dari UNPARI, rombongan UNISRI melanjutkan agenda ke Universitas Musi Rawas. Di UNMURA, kerja sama diperkuat melalui penandatanganan MoU tingkat universitas, MoA tingkat fakultas antara FISIP UNISRI dan FISIP UNMURA, serta Implementation Agreement (IA).
IA ditandatangani oleh Sekprodi Ilmu Administrasi Negara UNISRI Riska Wirawan, S.Sos., M.Si. dan Ketua Prodi Ilmu Administrasi Publik UNMURA Drs. Mardi Murahman, M.Si.
Kerja sama tidak hanya seremonial, tetapi langsung diimplementasikan melalui guest lecture oleh dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara UNISRI untuk mahasiswa UNMURA.
Wakil Rektor I UNMURA, Dr. Etty Safriyani, SP., M.Si. berharap kerja sama ini mendukung Tri Dharma dan dapat berlanjut dengan kunjungan balasan mahasiswa UNMURA ke UNISRI.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lainnya. Ke depan kami ingin melakukan kunjungan balasan ke UNISRI bersama mahasiswa,” ujarnya.
Hal tersebut disambut baik oleh Rektor UNISRI. “Kami tentu menyambut baik kunjungan balasan bersama mahasiswa. Selain mempererat kerja sama, ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan wawasan baru,” pungkas Prof. Sutoyo.
Rangkaian kunjungan ke Lubuklinggau ini dipimpin Rektor UNISRI Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd., didampingi Dekan FISIP Dr. Dra. Herning Suryo Sardjono, M.Si., Sekprodi MAP Dr. Purbayakti Purbo, Sekprodi AN Riska Wirawan, S.Sos., M.Si., dan Kepala UPT Kerja Sama Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.I.Kom.
Melalui kerja sama dengan UNPARI dan UNMURA, UNISRI berharap dapat terus mengembangkan kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, pengabdian, seminar, dan rekognisi dosen antar pulau Jawa – Sumatera.
JEJAK KOLABORASI SEJAK 2015 BERLANJUT, PERPUSTAKAAN UNISRI DAN UMY PERKUAT KERJA SAMA LITERASI
Yogya- Komitmen memperkuat jejaring literasi dan transformasi layanan perpustakaan di era digital terus dilakukan Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta. UPT Perpustakaan UNISRI kembali mempererat kerja sama dengan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA), 25/9.
Kegiatan ini menjadi penanda keberlanjutan hubungan kolaboratif yang telah terjalin sejak tahun 2015, yang kini diperkuat dengan orientasi pada program-program yang berdampak nyata.
Kepala UPT Perpustakaan UNISRI, Widayanti Eka Putri, S.I.Pust., bersama tim diterima langsung oleh Kepala Perpustakaan UMY, Novy Diana Fauzie, S.S., M.A., di Gedung Perpustakaan Lantai 1 Kampus UMY, Jalan Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pertemuan diawali dengan ramah tamah dan diskusi strategis mengenai penguatan kerja sama kedua perpustakaan di tengah tantangan disrupsi digital dan kebutuhan akreditasi perpustakaan perguruan tinggi yang semakin kompleks.
Kerja sama ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan administrasi kelembagaan dalam mendukung kepentingan akreditasi perpustakaan, tetapi juga diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika.
Salah satu bentuk implementasi langsung diwujudkan melalui pertukaran koleksi. Dalam kesempatan tersebut, UPT Perpustakaan UNISRI menyerahkan koleksi buku-buku tentang Brigjen Slamet Riyadi terbitan UNISRI Press kepada Perpustakaan UMY. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap sumber informasi dan diseminasi karya terbitan institusi, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kejuangan Slamet Riyadi kepada khalayak yang lebih luas.
“Di era saat ini perpustakaan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas layanan, literasi digital, dan akses sumber daya. Kerja sama UNISRI dan UMY sejak 2015 adalah bukti bahwa sinergi antar perpustakaan Muhammadiyah dan swasta bisa tumbuh berkelanjutan,” ujar Widayanti Eka Putri.
Setelah penandatanganan MoA dan IA, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata serta library tour. Tim UPT Perpustakaan UNISRI berkesempatan melihat secara langsung fasilitas, layanan unggulan berbasis teknologi, dan sistem pengelolaan Perpustakaan UMY yang telah terakreditasi A, sekaligus berbagi pengalaman mengenai pengembangan perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui penandatanganan MoA dan IA ini, UPT Perpustakaan UNISRI dan Perpustakaan UMY kembali menegaskan komitmen untuk menjaga keberlanjutan kerja sama. Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif ke depan, seperti pengembangan koleksi bersama, peningkatan kualitas layanan berbasis digital, pelatihan literasi informasi, hingga program magang pustakawan untuk mendukung budaya literasi bagi sivitas akademika kedua perguruan tinggi.